Rabu, 26 November 2014

Bahaya Mie Instan bagi Kesehatan Tubuh


1.      Mie instan adalah junk food
Mie instan termasuk dalam kategori junk foods, kandungan karbohidrat sangat tinggi didalamnya, namun tidak disertai oleh vitamin dan mineral serta serat. Selain itu, dalam mie instan juga mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi sehingga efek kalori didalamnya menyebabkan bahaya bagi kesehatan tubuh.

2.      Mie instan mengandung banyak sodium
Kandungan sodium yang tinggi dalam mie instan memperburuk kesehatan tubuh. Karena sodium bisa memicu terjadinya darah tinggi, penyakit jantung, kerusakan ginjal dan stroke.

3.      Mengandung MSG (monosodium glutamate)
Kandungan monosodium glutamate di dalam mie instan sangat berbahaya bagi tubuh, terutama untuk seseorang yang alergi terhadap monosodium glutamate akan memiliki efek samping seperti selalu merasa haus, merasa dadanya terbakar, sakit kepala, dan sesak nafas.

4.      Menyebabkan kegemukan
Jika terlalu sering mengkonsumsi mie instan maka akan meningkatkan berat badan atau kegemukan. Lemak yang tinggi dan kandungan sodium dalam mie instan akan menyebabkan penumpukan lemak dalam jumlah besar dan lemak jenuh ini tidak bisa diserap tubuh sehingga tinggal menumpuk dan berubah menjadi lemak tubuh.

5.      Mie instan bahaya bagi pencernaan
Mie instan juga dapat mempengaruhi kesehatan tubuh jika dikonsumsi secara sering setiap hari khususnya untuk system pencernaan yang mengakibatkan tersendat pencernaan, susah buang air besar, dan tubuh tidak nyaman.
  
6.      Kandungan Propylene glycol
Kandungan Propylene Glycol yang terdapat dalam mie instan merupakan zat anti beku yang membuat mie instan tidak mengering. Kalau Propylene glycol diserap oleh tubuh maka zat ini akan menumpuk dalam area hati, liver, dan ginjal.

7.      Mengganggu metabolisme tubuh
Jika mie instan dikonsumsi secara terus menerus maka mie instan akan mengganggu kinerja metabolism tubuh  yang dapat menjadi racun yang berbahaya karena mengandung zat kimia, pengawet, dan zat pewarna. Hal tersebut dengan melemahkan immune tubuh secara bertahap.

8.      Mie instan menyebabkan keguguran
Mie instan memiliki efek negative bagi ibu hamil karena dapat berakibat buruk terhadap janinnya seperti adanya keguguran.

9.      Menghambat nutrisi
Mie instan dapat  menyebabkan terhambatnya nutrisi, terutama bagi anak-anak dibawah 5 tahun seperti tumbuh kembang anak yang melambat, kerdil, kurang gizi dan tumbuh menjadi anak bodoh.

10.  Mie instan bisa menyebabkan kanker

Biasanya mie instan dikemas dalam Styrofoam sedangkan Styrofoam tersebut merupakan agen penyebab kanker terutama jika mie instan tersebut hanya direndam air panas, dan ketika terkena air panas zat pada Styrofoam akan bereaksi sebagai zat penyebab kanker.

Rabu, 19 November 2014

MANFAAT DAUN SIRIH

         Tidak banyak yang tau mengenai apa itu daun sirih dan apa manfaatnya. Mungkin hanya beberapa orang yang mengetahui hal tersebut. Untuk itu saya akan memberikan sedikit gambaran tentang daun sirih..
        Daun sirih memiliki 3 macam warna yaitu hijau, merah dan hitam namun di kalangan masyarakat yang dikenal ialah daun sirih hijau yang banyak ditemukan di pedesaan dan daun sirih merah yang digunakan sebagai tanaman hias akan tetapi bisa juga digunakan untuk bahan obat tradisional.

DAUN SIRIH MERAH
           
Daun sirih merah memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan, selain sebagai antiseptic bisa untuk mengatasi diabetes, menurunkan kadar gula darah kembali normal dengan cara meminum air rebusannya, mengobati penyakit ambeien, keputihan, sebagai obat kumur karena alkoloidnya memiliki anti mikroba. Berikut penjelasan untuk mengatasi penyakit keputihan, bau badan, dan bau mulut :
1.      Mengatasi Keputihan
Daun sirih merah bersifat antiseptic dan bagus untuk mengurangi keputihan serta menjaga organ kewanitaan yaitu dengan cara merebus 7-10 lembar daun sirih lalu bilas organ kewanitaan dengan air rebusan daun sirih.
2.      Menghilangkan Bau badan
Untuk menghilangkan bau badan dapat digunakan dengan cara merendam 2-3 lembar daun sirih dengan air panas di dalam 1\2 gelas dan di tambah dengan satu sendok teh gula putih lalu diamkan sampai air itu asam-asam kuku dan setelah itu sirihnya di ambil dan di minum air rebusannya.
3.      Menghilangkan Bau Mulut
Hal tersebut dilakukan dengan cara mengambil 1 lembar daun sirih merah lalu cuci hingga bersih dan dikunyah-kunyah dan biarkan hingga beberapa menit setelah itu ludahkan dan lakukanhal itu 2-3 kali sehari. Selain itu bisa dengan cara merebus daun sirih 5-6 lembar daun sirih merah dengan 2 gelas air rebus hingga mendidih dan setelah itu saring dan diginkan lakukan kumur-kumur untuk pagi dan sore.

DAUN SIRIH HIJAU
         

Daun sirih hijau memiliki kandungan yang sangat banyak di antaranya minyak, nutrisi, fropana, estragol, hydrosykavicol, dan yang lainnya, daun sirih hijau juga berkhasiat menyehatkan tubuh. Berikut akan dijelaska mengenai kandungan khasiat dan manfaat daun sirih hijau :
1.      Cairan daun sirih hijau dapat digunakan untuk menyemprot hama dan tidak akan mematikan hama

  1. Dapat digunakan untuk mengobati gigi dan gusi yang bengkak, selain itu juga caranya sangat mudah hanya dengan mengunyah daun sirih secukupnya,ataupun berkumur dengan hasil rebusan daun sirih dengan di kumur -kumur tapi jangan telalu lama.
  2. Digunakan untuk mengobati keputihan,dengan cara di rebus dengan porsi secukupnya lalu air rebusannya itu di basuh ke vagina.
  3. Daun sirih hijau juga bisa untuk mengobati sariawan yaitu hanya denagan mengunyah daun sirih nya dengan porsi yang secukupnya.
  4. Daun sirih hijau juga bisa untuk mengobati bau mulut tapi bila melakukan hal itu secara rutin
  5. Daun sirih hijau juga di percaya untuk mengobati demam berdarah dengan meminum air rebusannya dan juga bisa untuk mematikan kuman penyebab demam berdarah atau bisa juga di gunakan dengan mengoleskan daun sirihnya ke bagian tubuh.
  6. Meminum air rebusannya juga bisa untuk memperlancar haid yang tidak teratur
  7. Bisa untuk mengobati asma
  8. Untuk Mengobati radang tenggorokan
  9. Air rebusannya bisa untuk membersihkan mata
  10. Dapat menghilangkan bau ketiak\bau badan
  11. Mampu mengobati luka bakar dengan cara merendam daun sirih dengan air panas sampai layu,lalu tempelkan daun sirihnya pada luka bakar
  12. Bisa di gunakan untuk mengobati bila mimisan,dengan cara menggulungkan daun sirih nya ke hidung yang mimisan,dan ini akan membuat darah yang keluar dari hidung akan berhenti
  13. Menghilangkan gatal-gatal di kulit dengan cara di tumbukan ke bagian tumbukan pada yang gatal-gatal
  14. Daun sirih juga bisa untuk mengobati eksim dan juga penyakit yang lainnya

SEL, JARINGAN, DAN ORGAN

a.       SEL
Sel ialah unit yang berstruktur dan berfungsi dalam semua organisma hidup.
Ada 3 bagian utama sel, yaitu:
1.      Membran plasma yang melingkupi sel
fungsi membran Plasma :

·         Melindungi Isi sel
Membran plasma berfungsi mempertahankan isi sel.

·         Mengatur keluar masuknya molekul-molekul
membran plasma bersifat semipermeabel (selektif permeabel), artinya ada zat-zat tertentu yang dapat melewati membran dan ada pula yang tidak. Molekul tersebut berguna untuk mempertahankan kehidupan sel.

·         Menerima rangsangan dari luar sel (sebagai reseptor)
Rangsangan itu berupa zat-zat kimia, misalnya hormon, racun, rancangan listrik, dan rangsangan mekanik, misalnya tusukan dan tekanan, sebagai contoh adalah sel Amoeba. Sel Amoeba yang tidak memiliki indra ternyata mampu menerima rangsangan, baik rangsangan kimia, listrik, maupun mekanik. Bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah gilikoprotein.

2.      Nukleus yang di dalamnya terdapat bahan genetik sel
Fungsi Nukleus :
·         Mengendalikan proses berlangsunnya metabolisme di dalam sel.
·         Menyimpan informasi Genetik (GEN) dalam bentuk DNA.
·         Mengatur kapan dan dimana ekspresi gen-gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.
·         Tempat terjadinya replikasi (perbanyakan DNA) dan transkripsi
(pengutipan DNA)

3.      Sitoplasma
Sitoplasma memainkan peranan yang penting di dalam sel, dan bertindak sebagai "sup molekul" yang menampung organel-organel. Organel-organel tersebut terapung-apung di dalamnya dan dicantumkan oleh membran lemak. Sitoplasma didapati di dalam membran plasma sel dan mengelilingi nukleus dan menyelubungi organel-organel.


b.      JARINGAN
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.
Ada 4 kelompok jaringan dasar :
·         Jaringan epitelium
Jaringan epitel terdiri dari 3 macam:
1.      Eksotelium: epitel yang membungkus bagian luar tubuh
2.      Endotelium: epitel yang melapisi organ dalam tubuh
3.      Mesotelium: epitel yang membatasi rongga tubuh
Fungsi jaringan epitelium yakni:
ü  Absorpsi, misalnya pada usus yang menyerap sari-sari makanan
ü  Sekresi, contohnya testis yang mensekresikan sperma
ü  Ekskresi, kulit yang mengeluarkan keringat
ü   Transportasi, mengatur tekanan osmosis dalam tubuh
ü  Proteksi, kulit melindungi jaringan tubuh di bawahnya
ü   Penerima rangsang, kulit yang menanggapi rangsang dari luar
ü  Pernapasan, kulit katak berfungsi sebagai alat pernapasan
ü  Alat gerak, selaput kaki pada kulit katak membantu dalam pergerakanMengatur suhu tubuh, kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan
·         Jaringan pengikat.
jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh.
Contoh : jaringan darah.
·         Jaringan otot.
Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot licin yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalam, otot lurik yang dapat ditemukan pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung.
·         Jaringan saraf.
Jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan.
·         Jaringan penyokong
jaringan yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang yang berfungsi untuk memberi bentuk tubuh,melindungi tubuh,dan menguatkan bentuk tubuh

c.       ORGAN
Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi tertentu di dalam tubuh.

d.      SISTEM
Sistem tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh yang menjalankan fungsi tertentu.
Terdapat berbagai macam sistem organ, yaitu:
1.      Sistem Organ Pernafasan
Sistem pernafasan terdiri atas hidung, trakea, bronkus, dan paru-paru. Fungsi sistem pernafasan adalah mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2 untuk memperoleh energi dengan menyederhanakan senyawa organik.

2.      Sistem Organ Peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri atas jantung, darah, pembuluh darah arteri, vena, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa serta cairan limfa. Sistem peredaran darah berfungsi mengangkut sari-sari makanan dari usus halus ke seluruh tubuh.

3.      Sistem Organ Pencernaan
Sistem pencernaan terdiri atas rongga mulut (di dalamnya terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah), saluran pencernaan (dimulai dari kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus), kelenjar pencernaan, hati, dan pankreas. Sistem pencernaan berfungsi untuk mencerna makanan agar bisa diserap tubuh.

4.      Sistem Organ Rangka
Sistem rangka dapat dibedakan menjadi skeleton aksial dan skeleton apendikular. Skeleton aksial terdiri atas tulang tengkorak, tulang belakang, tulang dada, tulang iga, dan tulang selangka. Rangka apendikular terdiri atas tungkai atas yang tersusun oleh tulang belikat, tulang lengan atas, tulang lengan bawah, tulang pengupil, tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari. Sedangkan, tungkai bawah terdiri atas tulang paha, tulang tempurung, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, jari kaki dan tulang tumit. Sistem rangka berfungsi memberikan bentuk tubuh, melekatkan otot-otot, melindungi bagian-bagian lunak, dan menyimpan berbagai mineral.

5.       Sistem Organ Otot
Sistem otot tersusun atas otot rangka (sebagai alat gerak aktif karena menggerakkan tulang), otot polos (terdapat pada organ-organ tertentu seperti lambung), dan otot jantung. Sistem otot berfungsi menentukan postur tubuh, sebagai alat gerak, dan menyimpan glikogen.

6.      Sistem Organ Saraf
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat, yaitu otak besar, batang otak, otak kecil, dan sumsum tulang belakang. Sedangkan, saraf tepi terdiri atas 12 pasang saraf otak dan 31 pasang saraf punggung. Saraf tepi ini berhubungan dengan alat-alat indera. Sistem saraf berfungsi menerima dan merespon rangsang dari luar.

7.      Sistem Organ Kekebalan dan Limfatik
Sistem ini berfungsi sebagai pertahanan tubuh melawan penyakit. Sistem ini terdiri atas sumsum tulang, kelenjar timus, kelenjar limfa, dan pembuluh limfa.

8.      Sistem Organ Reproduksi
Sistem reproduksi pada jantan terdiri atas testis, vas deferens, duktus epididimis, kelenjar prostat, dan uretra. Sedangkan, sistem reproduksi pada betina terdiri atas indung telur, rahim, oviduk, dan vagina. Sistem reproduksi berfungsi sebagai alat perkembangbiakan.

9.      Sistem Organ Ekskresi
Organ sistem ekskresi, meliputi kulit (kelenjar keringat mengeluarkan keringat), paru-paru (mengeluarkan CO2 dan uap air), ginjal (terdiri atas berjuta-juta nefron, ureter, kantung kemih, dan uretra), dan hati.

10.  Sistem Organ Hormon atau Sistem kelenjar Buntu (Endokrin)
Beberapa organ dalam tubuh menghasilkan hormon, seperti ovarium, testis, pankreas, kelenjar anak ginjal, hipofisis, dan kelenjar gondok. Dinding usus halus dan lambung juga mengeluarkan hormon untuk merangsang pengeluaran enzin.

11.  Sistem Transportasi / sirkulasi  
Sistem ini berfungsi mengangkut dan mendistribusikan oksigen, air, dan sari makanan berupa molekul-molekul organik seperti glukosa. Selain itu, berfungsi juga mengangkut hasil sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh. Sistem ini terdiri atas organ-organ, seperti jantung, arteri dan vena, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa.

12.  Sistem Kulit / Integumen
Sistem kulit (Integumen) pelindung tubuh, Perlindungan melawan luka secara mekanik, infeksi, dan kekeringan. sistem ini tersusun atas kulit dan turunannya (rambut, kuku, dan kelenjar kulit)