a. SEL
Sel ialah unit yang berstruktur dan berfungsi dalam
semua organisma hidup.
Ada 3
bagian utama sel, yaitu:
1.
Membran
plasma yang melingkupi sel
fungsi
membran Plasma :
·
Melindungi
Isi sel
Membran plasma berfungsi mempertahankan isi sel.
·
Mengatur
keluar masuknya molekul-molekul
membran plasma bersifat semipermeabel (selektif
permeabel), artinya ada zat-zat tertentu yang dapat melewati membran dan ada
pula yang tidak. Molekul tersebut berguna untuk mempertahankan kehidupan sel.
·
Menerima
rangsangan dari luar sel (sebagai reseptor)
Rangsangan itu berupa zat-zat kimia, misalnya
hormon, racun, rancangan listrik, dan rangsangan mekanik, misalnya tusukan dan
tekanan, sebagai contoh adalah sel Amoeba. Sel Amoeba yang tidak memiliki indra
ternyata mampu menerima rangsangan, baik rangsangan kimia, listrik, maupun
mekanik. Bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah gilikoprotein.
2.
Nukleus
yang di dalamnya terdapat bahan genetik sel
Fungsi
Nukleus :
·
Mengendalikan
proses berlangsunnya metabolisme di dalam sel.
·
Menyimpan
informasi Genetik (GEN) dalam bentuk DNA.
·
Mengatur
kapan dan dimana ekspresi gen-gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.
·
Tempat
terjadinya replikasi (perbanyakan DNA) dan transkripsi
(pengutipan
DNA)
3.
Sitoplasma
Sitoplasma
memainkan peranan yang penting di dalam sel, dan bertindak sebagai "sup
molekul" yang menampung organel-organel. Organel-organel tersebut
terapung-apung di dalamnya dan dicantumkan oleh membran lemak. Sitoplasma
didapati di dalam membran plasma sel dan mengelilingi nukleus dan menyelubungi
organel-organel.
b. JARINGAN
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.
Ada 4 kelompok jaringan dasar :
·
Jaringan epitelium
Jaringan epitel terdiri dari 3 macam:
1.
Eksotelium: epitel yang membungkus bagian luar tubuh
2.
Endotelium: epitel yang melapisi organ dalam tubuh
3.
Mesotelium: epitel yang membatasi rongga tubuh
Fungsi jaringan
epitelium yakni:
ü Absorpsi, misalnya pada
usus yang menyerap sari-sari makanan
ü Sekresi, contohnya
testis yang mensekresikan sperma
ü Ekskresi, kulit yang
mengeluarkan keringat
ü Transportasi, mengatur tekanan osmosis dalam
tubuh
ü Proteksi, kulit
melindungi jaringan tubuh di bawahnya
ü Penerima rangsang, kulit yang menanggapi
rangsang dari luar
ü Pernapasan, kulit katak
berfungsi sebagai alat pernapasan
ü Alat gerak, selaput kaki
pada kulit katak membantu dalam pergerakanMengatur suhu tubuh, kulit mengatur
suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan
·
Jaringan pengikat.
jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat
tubuh.
Contoh : jaringan darah.
·
Jaringan otot.
Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot
licin yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalam, otot lurik yang dapat
ditemukan pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung.
·
Jaringan saraf.
Jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ
serta menerima dan meneruskan rangsangan.
·
Jaringan penyokong
jaringan
yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang yang berfungsi
untuk memberi bentuk tubuh,melindungi tubuh,dan menguatkan bentuk tubuh
c. ORGAN
Organ
adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi tertentu di dalam
tubuh.
d. SISTEM
Sistem
tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh yang menjalankan fungsi tertentu.
Terdapat berbagai macam
sistem organ, yaitu:
1.
Sistem Organ Pernafasan
Sistem pernafasan terdiri atas hidung, trakea, bronkus, dan
paru-paru. Fungsi sistem pernafasan adalah mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2
untuk memperoleh energi dengan menyederhanakan senyawa organik.
2.
Sistem Organ Peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri atas jantung,
darah, pembuluh darah arteri, vena, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa serta
cairan limfa. Sistem peredaran darah berfungsi mengangkut sari-sari makanan
dari usus halus ke seluruh tubuh.
3.
Sistem Organ Pencernaan
Sistem pencernaan terdiri atas rongga mulut
(di dalamnya terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah), saluran pencernaan
(dimulai dari kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus),
kelenjar pencernaan, hati, dan pankreas. Sistem pencernaan berfungsi untuk
mencerna makanan agar bisa diserap tubuh.
4.
Sistem Organ Rangka
Sistem rangka dapat dibedakan menjadi skeleton
aksial dan skeleton apendikular. Skeleton aksial terdiri atas tulang tengkorak,
tulang belakang, tulang dada, tulang iga, dan tulang selangka. Rangka
apendikular terdiri atas tungkai atas yang tersusun oleh tulang belikat, tulang
lengan atas, tulang lengan bawah, tulang pengupil, tulang hasta, tulang
pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari. Sedangkan, tungkai
bawah terdiri atas tulang paha, tulang tempurung, tulang pergelangan kaki,
tulang telapak kaki, jari kaki dan tulang tumit. Sistem rangka berfungsi
memberikan bentuk tubuh, melekatkan otot-otot, melindungi bagian-bagian lunak,
dan menyimpan berbagai mineral.
5.
Sistem
Organ Otot
Sistem otot tersusun atas otot rangka (sebagai
alat gerak aktif karena menggerakkan tulang), otot polos (terdapat pada
organ-organ tertentu seperti lambung), dan otot jantung. Sistem otot berfungsi
menentukan postur tubuh, sebagai alat gerak, dan menyimpan glikogen.
6.
Sistem Organ Saraf
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat,
yaitu otak besar, batang otak, otak kecil, dan sumsum tulang belakang.
Sedangkan, saraf tepi terdiri atas 12 pasang saraf otak dan 31 pasang saraf
punggung. Saraf tepi ini berhubungan dengan alat-alat indera. Sistem saraf
berfungsi menerima dan merespon rangsang dari luar.
7. Sistem
Organ Kekebalan dan Limfatik
Sistem ini berfungsi sebagai pertahanan tubuh
melawan penyakit. Sistem ini terdiri atas sumsum tulang, kelenjar timus,
kelenjar limfa, dan pembuluh limfa.
8. Sistem
Organ Reproduksi
Sistem reproduksi pada
jantan terdiri atas testis, vas deferens, duktus epididimis, kelenjar prostat,
dan uretra. Sedangkan, sistem reproduksi pada betina terdiri atas indung telur,
rahim, oviduk, dan vagina. Sistem reproduksi berfungsi sebagai alat
perkembangbiakan.
9. Sistem
Organ Ekskresi
Organ sistem ekskresi,
meliputi kulit (kelenjar keringat mengeluarkan keringat), paru-paru
(mengeluarkan CO2 dan uap air), ginjal (terdiri atas berjuta-juta nefron,
ureter, kantung kemih, dan uretra), dan hati.
10. Sistem
Organ Hormon atau Sistem kelenjar Buntu (Endokrin)
Beberapa organ dalam
tubuh menghasilkan hormon, seperti ovarium, testis, pankreas, kelenjar anak
ginjal, hipofisis, dan kelenjar gondok. Dinding usus halus dan lambung juga
mengeluarkan hormon untuk merangsang pengeluaran enzin.
11. Sistem
Transportasi / sirkulasi
Sistem ini berfungsi
mengangkut dan mendistribusikan oksigen, air, dan sari makanan berupa
molekul-molekul organik seperti glukosa. Selain itu, berfungsi juga mengangkut
hasil sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh. Sistem ini terdiri atas
organ-organ, seperti jantung, arteri dan vena, pembuluh limfa, dan kelenjar
limfa.
12. Sistem
Kulit / Integumen
Sistem kulit
(Integumen) pelindung tubuh, Perlindungan melawan luka secara mekanik, infeksi,
dan kekeringan. sistem ini tersusun atas kulit dan turunannya (rambut, kuku,
dan kelenjar kulit)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar