Rabu, 19 November 2014

SEL, JARINGAN, DAN ORGAN

a.       SEL
Sel ialah unit yang berstruktur dan berfungsi dalam semua organisma hidup.
Ada 3 bagian utama sel, yaitu:
1.      Membran plasma yang melingkupi sel
fungsi membran Plasma :

·         Melindungi Isi sel
Membran plasma berfungsi mempertahankan isi sel.

·         Mengatur keluar masuknya molekul-molekul
membran plasma bersifat semipermeabel (selektif permeabel), artinya ada zat-zat tertentu yang dapat melewati membran dan ada pula yang tidak. Molekul tersebut berguna untuk mempertahankan kehidupan sel.

·         Menerima rangsangan dari luar sel (sebagai reseptor)
Rangsangan itu berupa zat-zat kimia, misalnya hormon, racun, rancangan listrik, dan rangsangan mekanik, misalnya tusukan dan tekanan, sebagai contoh adalah sel Amoeba. Sel Amoeba yang tidak memiliki indra ternyata mampu menerima rangsangan, baik rangsangan kimia, listrik, maupun mekanik. Bagian sel yang berfungsi sebagai reseptor adalah gilikoprotein.

2.      Nukleus yang di dalamnya terdapat bahan genetik sel
Fungsi Nukleus :
·         Mengendalikan proses berlangsunnya metabolisme di dalam sel.
·         Menyimpan informasi Genetik (GEN) dalam bentuk DNA.
·         Mengatur kapan dan dimana ekspresi gen-gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.
·         Tempat terjadinya replikasi (perbanyakan DNA) dan transkripsi
(pengutipan DNA)

3.      Sitoplasma
Sitoplasma memainkan peranan yang penting di dalam sel, dan bertindak sebagai "sup molekul" yang menampung organel-organel. Organel-organel tersebut terapung-apung di dalamnya dan dicantumkan oleh membran lemak. Sitoplasma didapati di dalam membran plasma sel dan mengelilingi nukleus dan menyelubungi organel-organel.


b.      JARINGAN
Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi yang sama.
Ada 4 kelompok jaringan dasar :
·         Jaringan epitelium
Jaringan epitel terdiri dari 3 macam:
1.      Eksotelium: epitel yang membungkus bagian luar tubuh
2.      Endotelium: epitel yang melapisi organ dalam tubuh
3.      Mesotelium: epitel yang membatasi rongga tubuh
Fungsi jaringan epitelium yakni:
ü  Absorpsi, misalnya pada usus yang menyerap sari-sari makanan
ü  Sekresi, contohnya testis yang mensekresikan sperma
ü  Ekskresi, kulit yang mengeluarkan keringat
ü   Transportasi, mengatur tekanan osmosis dalam tubuh
ü  Proteksi, kulit melindungi jaringan tubuh di bawahnya
ü   Penerima rangsang, kulit yang menanggapi rangsang dari luar
ü  Pernapasan, kulit katak berfungsi sebagai alat pernapasan
ü  Alat gerak, selaput kaki pada kulit katak membantu dalam pergerakanMengatur suhu tubuh, kulit mengatur suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat jika tubuh kepanasan
·         Jaringan pengikat.
jaringan pengikat berfungsi untuk mengikat jaringan dan alat tubuh.
Contoh : jaringan darah.
·         Jaringan otot.
Jaringan otot terbagi atas tiga kategori yang berbeda yaitu otot licin yang dapat ditemukan di organ tubuh bagian dalam, otot lurik yang dapat ditemukan pada rangka tubuh, dan otot jantung yang dapat ditemukan di jantung.
·         Jaringan saraf.
Jaringan yang berfungsi untuk mengatur aktivitas otot dan organ serta menerima dan meneruskan rangsangan.
·         Jaringan penyokong
jaringan yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang yang berfungsi untuk memberi bentuk tubuh,melindungi tubuh,dan menguatkan bentuk tubuh

c.       ORGAN
Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melakukan fungsi tertentu di dalam tubuh.

d.      SISTEM
Sistem tubuh adalah gabungan dari organ-organ tubuh yang menjalankan fungsi tertentu.
Terdapat berbagai macam sistem organ, yaitu:
1.      Sistem Organ Pernafasan
Sistem pernafasan terdiri atas hidung, trakea, bronkus, dan paru-paru. Fungsi sistem pernafasan adalah mendapatkan O2 dan mengeluarkan CO2 untuk memperoleh energi dengan menyederhanakan senyawa organik.

2.      Sistem Organ Peredaran darah
Sistem peredaran darah terdiri atas jantung, darah, pembuluh darah arteri, vena, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa serta cairan limfa. Sistem peredaran darah berfungsi mengangkut sari-sari makanan dari usus halus ke seluruh tubuh.

3.      Sistem Organ Pencernaan
Sistem pencernaan terdiri atas rongga mulut (di dalamnya terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah), saluran pencernaan (dimulai dari kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus), kelenjar pencernaan, hati, dan pankreas. Sistem pencernaan berfungsi untuk mencerna makanan agar bisa diserap tubuh.

4.      Sistem Organ Rangka
Sistem rangka dapat dibedakan menjadi skeleton aksial dan skeleton apendikular. Skeleton aksial terdiri atas tulang tengkorak, tulang belakang, tulang dada, tulang iga, dan tulang selangka. Rangka apendikular terdiri atas tungkai atas yang tersusun oleh tulang belikat, tulang lengan atas, tulang lengan bawah, tulang pengupil, tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari. Sedangkan, tungkai bawah terdiri atas tulang paha, tulang tempurung, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, jari kaki dan tulang tumit. Sistem rangka berfungsi memberikan bentuk tubuh, melekatkan otot-otot, melindungi bagian-bagian lunak, dan menyimpan berbagai mineral.

5.       Sistem Organ Otot
Sistem otot tersusun atas otot rangka (sebagai alat gerak aktif karena menggerakkan tulang), otot polos (terdapat pada organ-organ tertentu seperti lambung), dan otot jantung. Sistem otot berfungsi menentukan postur tubuh, sebagai alat gerak, dan menyimpan glikogen.

6.      Sistem Organ Saraf
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat, yaitu otak besar, batang otak, otak kecil, dan sumsum tulang belakang. Sedangkan, saraf tepi terdiri atas 12 pasang saraf otak dan 31 pasang saraf punggung. Saraf tepi ini berhubungan dengan alat-alat indera. Sistem saraf berfungsi menerima dan merespon rangsang dari luar.

7.      Sistem Organ Kekebalan dan Limfatik
Sistem ini berfungsi sebagai pertahanan tubuh melawan penyakit. Sistem ini terdiri atas sumsum tulang, kelenjar timus, kelenjar limfa, dan pembuluh limfa.

8.      Sistem Organ Reproduksi
Sistem reproduksi pada jantan terdiri atas testis, vas deferens, duktus epididimis, kelenjar prostat, dan uretra. Sedangkan, sistem reproduksi pada betina terdiri atas indung telur, rahim, oviduk, dan vagina. Sistem reproduksi berfungsi sebagai alat perkembangbiakan.

9.      Sistem Organ Ekskresi
Organ sistem ekskresi, meliputi kulit (kelenjar keringat mengeluarkan keringat), paru-paru (mengeluarkan CO2 dan uap air), ginjal (terdiri atas berjuta-juta nefron, ureter, kantung kemih, dan uretra), dan hati.

10.  Sistem Organ Hormon atau Sistem kelenjar Buntu (Endokrin)
Beberapa organ dalam tubuh menghasilkan hormon, seperti ovarium, testis, pankreas, kelenjar anak ginjal, hipofisis, dan kelenjar gondok. Dinding usus halus dan lambung juga mengeluarkan hormon untuk merangsang pengeluaran enzin.

11.  Sistem Transportasi / sirkulasi  
Sistem ini berfungsi mengangkut dan mendistribusikan oksigen, air, dan sari makanan berupa molekul-molekul organik seperti glukosa. Selain itu, berfungsi juga mengangkut hasil sisa metabolisme untuk dikeluarkan dari tubuh. Sistem ini terdiri atas organ-organ, seperti jantung, arteri dan vena, pembuluh limfa, dan kelenjar limfa.

12.  Sistem Kulit / Integumen
Sistem kulit (Integumen) pelindung tubuh, Perlindungan melawan luka secara mekanik, infeksi, dan kekeringan. sistem ini tersusun atas kulit dan turunannya (rambut, kuku, dan kelenjar kulit)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar